Showing posts with label Hewan. Show all posts
Showing posts with label Hewan. Show all posts

Wednesday, September 9, 2015

Cara Meningkatkan Produksi Anak Merpati

Pada postingan kali ini kami sebagai peternak nyubi merpati kembali akan berbagi tentang cara agar merpati anda cepat banyak alias cepat dalam hal produksi anak, atau cepat bertelur kembali akhirnya menetas, atau dengan kata lain, produksi anak merpati anda meningkat 2 kali lipat bahkan lebih.
Cara Meningkatkan Produksi Anak Merpati
Piyik disatukan dengan telur merpati lain

Untuk kali ini kami pun sudah mempraktekkan, dan hal yang harus anda lakukan atau syaratnya adalah
1. memiliki 2 pasang merpati dewasa (sudah siap kawin, bertelur) atau lebih.
2. Usahakan jangka bertelurnya tidak bersamaan.

Triknya agar merpati produksinya banyak dalam hal ini adalah alur perkembang biakannya yang kita rubah, nomarnya adalah sebagai berikut...

1. Kawin - 4 hari
2. Bertelur - 3 hari
3. Mengeram - 16 hari
4. Menetas - 2 hari
5. meloloh - sekitar 2-3minggu.

Yang kita bisa lakukan yakni memotong fase normal merpati, yakni pada masa melolohnya, karena waktu untuk membesarkan piyik merpati hingga bisa makan sendiri sangat lama, ini akan menghambat merpati kembali bertelur, sehingga pada fase ini kita putus, jadi waktu yang diperlukan untuk menghasilkan anak 2 ekor oleh sepasang merpati hanya sekitarkitar 16 hari, sehingga sepasang merpati bisa menghasilkan 4 ekor anak dalam 1 bulan.

Sekarang kembali ke fase meloloh, dimana ini berkaitan dengan kelangsungan hidup piyik merpati, agar tidak mati, maka ada 2 cara yang bisa anda lakukan.
1. Menggunakan Merpati babuan sesuai persyaratan yang telah kami utarakan sebelumnya, yakni memiliki 2 pasang merpati atau lebih, dalam hal ini, kita bisa menggunakan pasangan merpati lainnya untuk membesarkan piyik tadi. Dalam hal ini merpati yang dipilih adalah merpati yang sementara mengerami telurnya.
Cara Meningkatkan Produksi Anak Merpati
Terlihat dalam cctv yang kami pasang di kandang, merpati sedang memberi makan, piyik yang sebenarnya bukan anaknya. hehehe.

2. Anda bisa menempuh jalan merawat sendiri piyik merpati dengan tangan anda, artinya anda yang membesarkan piyik, mulai dari pemberian nutrisi, pemanasan buatan menggunakan lampu 5 watt, memberikan makan hingga piyik tumbuh dewasa, dan bisa makan sendiri. Untuk opsi ke-2 ini anda hanya perlu merpati 1 pasang saja, misal anda dalam tahap memulai usaha beternak merpati.

Dengan cara ini, selang 2-3 hari merpati yang diambil anaknya, kembali akan kawin, dan bertelur kembali. 

Thursday, September 3, 2015

Merpati Tidak Bertelur?? Ini Penyebabnya...

Pada postingan kali ini kami akan berbagi lagi kepada teman-teman yang mungkin beternak burung merpati. Dimana pada postingan sebelumnya kami telah banyak memposting tentang burung merpati, mulai dari tahap awal, perjodohan, kawin, bertelur, hingga menetas dan punya anak.
Merpati Tidak Bertelur?? Ini Penyebabnya...

Pada Kesempatan ini kami akan membahas Merpati yang bermasalah dengan proses bertelurnya. Mungkin anda heran kenapa burung merpati anda tidak bertelur padahal sudah sering kawin. Proses kawin merpati yang diawali dengan bercumbu, tidak selalu membuahkan hasil, kadang kala posisi merpati tidak tepat. Sehingga akan menyebabkan gagalnya sperma masuk ke dalam anus merpati betina.

Penyebab lain merpati tidak bertelur setelah kawin beberapa kali adalah bulu sekitar lubang anus sangat lebat, sehingga bisa menghalangi anus jantan bersentuhan dengan bibir anus merpati betina. Jadi silahkan periksa bulu disekitar anus betinanya, cabut bulu yang terlalu dekat dengan lubang. Hal ini sudah kami praktekkan, dan setelah 1 hari kawin, besoknya merpati sudah bertelur.

Selamat mencoba trik dari kami, semoga burung merpati anda segera bertelur.

Wednesday, August 26, 2015

Mengontrol Telur Merpati Saat Pengeraman, Ini Caranya...

Pada postingan ini kami kembali berbagi trik tentang burung dara atau merpati yang biasa diternak oleh para hobiers merpati. Kali ini kami berbagi/sharing tentang proses bertelurnya merpati. Setelah kemarin sempat juga kami bahas Cara Agar Merpati Cepat Bertelur . Kali ini kami akan bahas cara mengontrol telur burung merpati.

Setelah 3-4 hari mengumpulkan sarangnya, dimana walaupun kita sediakan sarang di kandang, merpati tidak menerimanya begitu saja, melainkan akan menambahkan sarang yang ada, contohnya dengan menambahkan lidi, rerumputan, dan lain-lain yang disukai merpati, maka merpati akan meletakkan telur pertamanya.

Dalam praktek yang kami lakukan, telur pertama merpati itu akan diletakkan pas sore hari. Besoknya kami cek lagi ke sarang, ternyata telur masih 1 buah. Kami sendiri heran, karena di blog-blog sendiri sudah dibahas, umumnya merpati memiliki 2 butir telur, bahkan ada yang sampai 3 butir. Dimana dikatakan 2 butir ini nantinya akan menjadi sepasang merpati ada jantan dan betina, tapi tidak menutup kemungkinan kalau keduanya memiliki jenis kelamin yang sama.

Hari ketiga dalam proses bertelurnya merpati, sore harinya kami kembali cek ke kandang, ternyata telur ke-2 sudah ada, disana sudah ada 2 butir telur merpati. Dalam arti bahwa merpati bertelur itu ada selang 1 hari, bila dijamkan, telur pertama diletakkan nanti setelah kurang lebih 48 jam barulah telur yang kedua keluar.

Setelah kedua butir telur lengkap, masuklah ke tahap pengeraman telur, pengeraman dilakukan secara bergantian antara jantan dan betina, betina biasanya dari sore hingga pagi jam 10. Jantan dari jam 10 hingga sore jam 3.

Proses pengeraman berlangsung 16 hari hingga telur menetas, jadi telur merpati menetas setelah 16 hari. Tapi jika anda mau repot, silahkan di cek secara berkala telurnya, karena tidak semua telur menetas, tapi pada merpati yang masih normal, biasanya akan di tetaskan dua-duanya.
Mengontrol Telur Merpati Saat Pengeraman, Ini Caranya...
telur merpati dierami 6 hari

Proses pengecakan telur bisa dilakukan seperti berikut:
1. Setelah 5 hari dierami, silahkan cek telur, jika sudah ada garis di dinding telur itu tandanya telur jadi, nantinya akan berkembang menjadi embrio. (cara melihatnya, bisa dengan menggunakan senter elektrik, yang sekarang banyak dijual)
2. Setelah 10 hari dierami, telur akan terlihat hitam, rongga yang ada ditelur akan tersisa sedikit, artinya embrio sudah berkembang dan mendekati proses penetasan.
3. Setelah 15 hari dierami, maka anak merpati sudah mulai berusaha untuk keluar dari telur dengan mematok dinding telur.
4. Hari ke-16, anak merpati sudah lahir. Lanjut ke masa membesarkan anak2 merpati.

Catatan: Jika pada pengecekan no.1 belum ada tanda-tanda seperti yang disebutkan, silahkan tingga hingga hari ke-10, jangan langsung ambil tindakan. Tetapi jika hari ke-10 juga belum ada tanda-tanda pertumbuhan embrio dalam telur, silahkan ambil tindakan, dengan membersihkan sarang, telur dibuang. Agar merpati cepat kembali ke masa giring, kawin, agar mempercepat proses bertelurnya kembali.

Silahkan dicoba. Semoga sukses. Salam Merpati.

Friday, August 14, 2015

Cara Agar Merpati Cepat Bertelur

Merpati yang dibaru beli biasanya cepat berjodoh, seperti dalam praktek yang kami lakukan, hanya butuh 1 - 2 hari bisa berjodoh, lain halnya bila merpati yang anda beli sudah langsung berjodoh. APabila sudah berjodoh yang dilakukan hanyalah membuatnya betah dikandang dan mau pulang.

Untuk trik agar merpati betah dikandang dan mau pulang, kami hanya mengurungnya 1 malam full, besoknya ditesting, pintu kandang dibuka, biarkan merpati keluar sendiri, dan sesekali pulang lagi. Diusahakan di dekat kandang tersedia area yang cukup luas untuk tempat bermain-main merpati, karena cara inilah yang kami gunakan, dalam hal ini, kami gunakan teras rumah untuk area bermain, karena kandang kami simpan di depan teras.

Setelah berjodoh ditandai dengan beriringannya jantan dan betina kemanapun, sesekali bercumbu mesra, dan akhirnya kawin, saat inilah yang tepat untuk kita membantu merpati, karena biasanya setelah kawin beberapa kali, merpati langsung membuat sarangnya.

Pembuatan sarang inilah yang kita bantu agar proses cepat dan bertelurnya juga cepat. Karena kalau kita tidak menyiapkan bahan untuk sarang, maka akan susah bagi merpati mencari karena lingkungan yang sekarang belum dikenal betul oleh sang merpati.

Jadi kiat yang kami lakukan adalah, dengan menyiapkan beberapa potong lidi bekas sapu disekitar kandang, ingat tempatkan lidi agar mudah dijangkau oleh merpati. Kalau kami menyiapkan 10-20batang lidi. Berikut foto merpati yang sedang berusaha membawa lidi masuk ke kandangnya.

Sunday, August 9, 2015

Contoh Kandang Merpati Untuk Pelihara Diliarkan

Berikut ini kami bagikan contoh kandang merpati yang kami gunakan untuk beternak merpati, seperti yang telah kami posting sebelumnya tentang langkah awal beternak merpati agar cepat jinak, tahu kandang dan berkembang biak.

Sesuai judul postingan, kami akan berbagi contoh kandang merpati yang bisa anda gunakan untuk beternak merpati, dalam hal ini di kandang lepas. Kenapa dikandang lepas, tujuannya agar merpati cepat berkembang biak, karena dari pengalaman yang sudah lama beternak, merpati yang dikurung dalam sangkar layaknya burung, akan lambat menghasilkan anak ketimbang yang dilepaskan atau diliarkan.

Berikut 2 contoh kandang merpati yang kami gunakan.
contoh kandang merpati 2 pintu
Kandang merpati 2 pintu - Ukuran: 60x60x40cm







contoh kandang merpati 4 pintu
kandang merpati 4 pintu (50x50x60)
Cat: Tiang kandang harus maksimal tingginya sekitar 4 - 7 meter dari permukaan tanah, merpati tidak suka tempat yang rendah.

Jika merpati baru anda beli ataupu dikasih sama teman, lubang keluar ditutup dulu, hingga 2 hari ke depan, besoknya dibuka, biarkan merpati keluar sendiri, perhatikan sorenya jika merpati sudah tahu jalan pulang kandang, berarti ada peningkatan, jika tidak kurung kembali, besoknya baru dicoba lagi. Dalam praktek kami, cuma butuh 2 hari untuk adaptasi kandang baru, setelah itu solatip langsung dilepas, dengan kata kunci merpati yang kami ternak berjumlah 5 ekor langsung, jadi merpatinya tidak kesepian. Jadi usahakan beli merpatinya langsung 1 pasang (2 ekor) atau lebih bagus lagi 2 pasang langsung.

Cara Lengkap Awal Beternak Burung Merpati

Disini kami akan bagikan cara atau langkah awal apabila anda berkeinginan untuk beternak atau memelihara burung merpati. Dimana burung merpati merupakan burung yang unik dan bagus untuk dipelihara, seperti yang saat ini kami sedang hobikan. hehehe. Terkait hobi ini kamipun bisa sharing tentang cara beternak merpati dari awal pembelian atau dikasih teman, tahap penjinakan dan tahap beranak pinak hingga merpati menjadi banyak.
Cara Lengkap Awal Beternak Burung Merpati


Berikut langkah-langkah yang sudah kami praktekkan hingga merpati cepat jinak dan tetap mau menghuni kandang.
1. Siapkan kandang merpati, contoh kandang akan kami posting di postingan berikutnya.
2. Usahakan untuk awal memelihara merpati anda membeli ataupun dikasih sama teman, harus 1 pasang (2 ekor) kalau kami dalam praktek disini, langsung 5 ekor. Intinya merpati yang ingin dipelihara setidaknya punya teman bermain agar tidak kabur
3. Merpati yang dibeli harus di solatip dulu kedua sayapnya, bisa dengan mengsolatip 7 lembar sayap kiri dan kanan.
4. Masukkan merpati dalam kandang, berikan makan dan minum, kurung hingga 2 hari (dalam praktek kami hanya 2 hari)
5. Pagi-pagi sekali, buka kandang merpati, biarkan mereka yang keluar sendiri, jika sorenya sudah tahu jalan pulang masuk kandang, berarti sudah ada perubahan artinya sudah jinak sedikit.
6. Biarkan sampai besoknya lagi, jika masih begitu (sudah bisa masuk kandang sendiri), solatip pada jantan bisa dilepas, agar bisa leluasa terbang, yang betina jangan dulu. Fungsinya disini, jantan selalu mengikuti betina, artinya kalaupun jantan sudah bisa terbang jauh, namun betina tidak bisa karena sayap masih disolatip, berarti jantan tidak akan kemana-mana. Dalam praktek kami, setelah 2 hari berturut-turut tahu jalan pulang kandang, solatip semuanya dilepas, demi menjaga keadaan fisik merpati, dan alhmadullillah merpati betah dikandangnya.
7. Sesekali kami lakukan proses pemandian semua merpati kemudian dilepas kembali disekitar kandang.

Itulah cara atau langkah awal beternak merpati agar cepat jinak dan betah dikandang barunya hingga beranak pinak. Satu hal yang tidak boleh dilakukan jika anda pertama kali memelihara merpati adalah mencabut ataupun menggunting sayap merpati dengan tujuan agar merpati tidak kabur, karena ini akan menyiksa merpati dan membuatnya susah beradaptasi. Cukup dengan mengsolatipnya, usahakan masih bisa terbang ke kandang, dalam kasus ini kami hanya mengsolatip bulu yang panjang, sekitar 5-7 lembar.

Cara Verval SIMPKB 2017

Salam hangat para guru se-Indonesia, melalui postingan ini kami kembali sharing tentang cara verval guru di situs simpkb, karena banyaknya g...