Bootable FD adalah salah satu alternatif dalam hal install menginstall sistem operasi. Dimana sebelumnya kita mengenal CD atau DVD blank untuk menginstall sistem operasi pada semua komputer, yang repotnya adalah CD atau DVD yang sudah diburning dengan sistem operasi tertentu tidak bisa lagi diganti seperti halnya Flashdisk (FD). Kendala lain misalnya komputer notebook tertentu yang tidak memiliki dvd drive internal, maka harus cari lagi dvd driver eksternal untuk bisa menginstall sistem operasi. Banyaklah kelebihan FD daripada menggunakan CD atau DVD.
Sesuai judul postingan diatas Cara Buat Bootable FD Untuk Install IPFIRE, maka pada postingan ini akan membahas IPFire. Apa itu IPFire? IPfire adalah sebuah sistem operasi berbasis linux, tetapi sudah dirampingkan dan dimodifikasi dengan menambahkan fitur-fitur tertentu utamanya fitur firewall. Dalam hal ini kebanyakan orang menggunakan IPFire sebagai proxy server, baik untuk warnet ataupun jaringan internet di kantor, mall dan sekolah.
Oke, langsung ke topik pembahasan yaitu cara buat installer fd untuk ipfire. Dimana sudah banyak blog yang menjelaskan hal ini, namun setelah kami coba hanya ada 1 software yang compatible untuk semua versi IPFire utamanya IPFire terbaru, dimana sekarang versinya sudah IPFire 2.17 Core 99.
Tools untuk membuat bootable fd ipfire yang kami maksudkan adalah Image Writer. Tampilan software seperti dibawah ini.
Untuk membuat bootable fd untuk ipfire sebagai berikut.
1. Pasang fd pada komputer.
2. Buka tools image writer, gambar seperti diatas.
3. Image File , pilih untuk mencari file iso dari IPFire yang sudah didwonload di situs IPFire
4. Device, biasanya langsung terisi otomatis, setelah anda mencolokkan FD di komputer.
5. Terakhir, klik Write, untuk memulai proses penyalinan file iso IPFire ke FD.
6. TUnggu hingga proses selesai dan FD anda siap digunakan untuk mengisntall IPFire.
Gimana mudah bukan membuat bootable FD untuk menginstall IPFire versi berapapun. Ingat pakai tools Image Writer. hehehe. Selamat mencoba.
Showing posts with label Server. Show all posts
Showing posts with label Server. Show all posts
Tuesday, March 29, 2016
Friday, March 25, 2016
Cara Setting Webproxy Internal Mikrotik
Berbicara mikrotik sudah pasti tidak asing lagi bagi para owner warnet ataupun pengelola server internet. Dikarenakan mikrotik merupakan semua alat bisa juga dikatakan sistem operasi yang terbilang cukup handal dalam pembagian bandwidth, ataupun firewall suatu server internet.
Kali ini kami akan berbagi mengenai salah satu fitur yang dimiliki oleh mikrotik itu sendiri yaitu Webproxy. Webproxy ini sendiri sebenarnya tidak harus diaktifkan karena walau webproxy tidak aktif server internet bisa jalan dengan mikrotik itu sendiri. Namun jika dilihat dari fungsi webproxy yang mampu menyimpan file cache website, maka tidak ada salahnya jika kita aktfikan fitur ini.
Ada banya kawan yang lain tidak menggunakan webproxy internal mikrotik, dikarenakan space penyimpanan yang kecil. Disebut internal mikrotik karena sudah ada dalam mikrotik. Banyak juga yang melihat pentingnya sebuah webproxy diaplikasikan dalam suatu server, maka tidak tanggun-tanggung membuild pc sebagai webproxy, misal menggunakan ubuntu server + squid ataupun menggunakan ipfire, dan lain sebagainya.
Untuk sekarang ini kami lebih ke webproxy internal bawaan mikrotik, dimana untuk mikrotik yang kami gunakkan sebagai bahan uji dalam hal ini adalah mikrotik pc versi 5.26, menggunakan harddisk sata 500GB, jadi untuk space penyimpanan file cache, sangat-sangat menunjang.
Sebenarnya langkah untuk mengaktifkan fitur webproxy pada mikrotik sangat mudah, dengan langkah dibawah ini:
1.Remote melalui winbox,
2. Klik IP - paling bawah pilih Webproxy.
Untuk pengaturan bisa anda ikuti gambar diatas. Intinya di centang di bagian Enabled.
port : 8080
cache administrator : isikan alamat email anda.
max cache size isikan besar penyimpanan yang anda miliki.
cache hits dscp : 12
Untuk pengaturan cache hit agar tidak terbatas oleh pengaturan yang mungkin sudah diaplikasikan, berikut pengaturan manglenya.
1. klik IP - Firewall - Mangle , klik tanda plus (tambah).
2. Chain : Postrouting , bagian advanced: isi tos dengan 12.
3. Tab action: mark packet, isikan proxy-hit
Untuk pengaturan di queues - tepat di queue tree
Untuk pengaturan NAT,
1. chain: dstnat
2. protocol : tcp
3. port: 8080, 80, 3128
4. in interface : interface Lan anda
5. action : redirect to-port : 8080
Itulah pengaturan webproxy internal mikrotik, mulai dari proses pengaktifan, proses nat agar proxi bisa transparent dam pengaturan proxy hit agar lebih maksimal kecepatannya.
Kali ini kami akan berbagi mengenai salah satu fitur yang dimiliki oleh mikrotik itu sendiri yaitu Webproxy. Webproxy ini sendiri sebenarnya tidak harus diaktifkan karena walau webproxy tidak aktif server internet bisa jalan dengan mikrotik itu sendiri. Namun jika dilihat dari fungsi webproxy yang mampu menyimpan file cache website, maka tidak ada salahnya jika kita aktfikan fitur ini.
Ada banya kawan yang lain tidak menggunakan webproxy internal mikrotik, dikarenakan space penyimpanan yang kecil. Disebut internal mikrotik karena sudah ada dalam mikrotik. Banyak juga yang melihat pentingnya sebuah webproxy diaplikasikan dalam suatu server, maka tidak tanggun-tanggung membuild pc sebagai webproxy, misal menggunakan ubuntu server + squid ataupun menggunakan ipfire, dan lain sebagainya.
Untuk sekarang ini kami lebih ke webproxy internal bawaan mikrotik, dimana untuk mikrotik yang kami gunakkan sebagai bahan uji dalam hal ini adalah mikrotik pc versi 5.26, menggunakan harddisk sata 500GB, jadi untuk space penyimpanan file cache, sangat-sangat menunjang.
Sebenarnya langkah untuk mengaktifkan fitur webproxy pada mikrotik sangat mudah, dengan langkah dibawah ini:
1.Remote melalui winbox,
2. Klik IP - paling bawah pilih Webproxy.
Untuk pengaturan bisa anda ikuti gambar diatas. Intinya di centang di bagian Enabled.
port : 8080
cache administrator : isikan alamat email anda.
max cache size isikan besar penyimpanan yang anda miliki.
cache hits dscp : 12
Untuk pengaturan cache hit agar tidak terbatas oleh pengaturan yang mungkin sudah diaplikasikan, berikut pengaturan manglenya.
1. klik IP - Firewall - Mangle , klik tanda plus (tambah).
2. Chain : Postrouting , bagian advanced: isi tos dengan 12.
3. Tab action: mark packet, isikan proxy-hit
Untuk pengaturan di queues - tepat di queue tree
Untuk pengaturan NAT,
1. chain: dstnat
2. protocol : tcp
3. port: 8080, 80, 3128
4. in interface : interface Lan anda
5. action : redirect to-port : 8080
Itulah pengaturan webproxy internal mikrotik, mulai dari proses pengaktifan, proses nat agar proxi bisa transparent dam pengaturan proxy hit agar lebih maksimal kecepatannya.
Tuesday, March 15, 2016
IPFire 2.17 Core Update 99, Kinerja Warnet Lebih Maksimal
Hari ini kembali kami melakukan experimen untuk server yang diaplikasikan di Icalnet. Dengan menonaktifkan 1 buah komputer yang berperan sebagai mikrotik, dikarenakan sudah macet-macet, kemungkinan karena perangkat terbilang sudah lama.
Kali ini kami hanya menerapkan 1 unit pc saja untuk server, dengan menggunakan IPfire 2.17 core update 99, yahh versi terbaru dari IPFire. Dengan 3 buah interface, yaitu Green (Lan) untuk koneksi warnet, Red (modem GSM) dan Blue (wifi) untuk client yang menggunakan wifi.
Proses konfigurasi sendiri sangat gampang dan tidak membutuhkan waktu lama untuk proses instalasinya. Jika anda sudah punya masternya, sisa di copi ke flashdisk menggunakan tool tentunya agar bisa booting menggunakan fd. Kami disini menggunakan Image Writer.
Dibawah ini screenshot proxy server Icalnet menggunakan IPFire 2.17 Core Update 99

Jika ada yang berminat menggunakan ipfire sebagai proxy di warnet ataupun hotspotnya, silahkan saja, ipfire open source koq, bisa di download dengan gratis, dan diinstall semaunya. Dan bila menemui kesulitan bisa melayangkan pertanyaan di kolom komentar, kami akan jawab sebisanya.
Kali ini kami hanya menerapkan 1 unit pc saja untuk server, dengan menggunakan IPfire 2.17 core update 99, yahh versi terbaru dari IPFire. Dengan 3 buah interface, yaitu Green (Lan) untuk koneksi warnet, Red (modem GSM) dan Blue (wifi) untuk client yang menggunakan wifi.
Proses konfigurasi sendiri sangat gampang dan tidak membutuhkan waktu lama untuk proses instalasinya. Jika anda sudah punya masternya, sisa di copi ke flashdisk menggunakan tool tentunya agar bisa booting menggunakan fd. Kami disini menggunakan Image Writer.
Dibawah ini screenshot proxy server Icalnet menggunakan IPFire 2.17 Core Update 99

Jika ada yang berminat menggunakan ipfire sebagai proxy di warnet ataupun hotspotnya, silahkan saja, ipfire open source koq, bisa di download dengan gratis, dan diinstall semaunya. Dan bila menemui kesulitan bisa melayangkan pertanyaan di kolom komentar, kami akan jawab sebisanya.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Cara Verval SIMPKB 2017
Salam hangat para guru se-Indonesia, melalui postingan ini kami kembali sharing tentang cara verval guru di situs simpkb, karena banyaknya g...
-
Masih tentang pendaftaran online sipencatar 2016, kali ini kami akan share langkah apabila verifikasi formulir sudah dilakukan, maka langkah...
-
Pada postingan ini kami kembali berbagi trik tentang burung dara atau merpati yang biasa diternak oleh para hobiers merpati. Kali ini kami b...
-
SMPN 1 Bontosikuy - Kembali kami memposting kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak di SMP Negeri 1 Bontosikuyu tempat kami mengajar, tepatny...



