Pada postingan kali ini kami akan infokan mengenai vocer listrik. Dimana sekarang ini sudah banyak pelanggan PLN yang beralih ke meteran voucher ataupun pelanggan baru khususnya pelanggan yang mendapat bantuan meteran listrik voucher dari pemerintah.
Umumnya listrik voucher sesuai info dari PLN hanya dapat dipasang pada meteran dengan daya 900Watt keatas, nyatanya sekarang ini khususnya bantuan pemerintah untuk masyarakat miskin daya rata-rata hanya 450watt. Dalam postingan ini bukan membahas kenapa bisa daya 450watt dipasangi voucer listrik, tetapi akan membahas Jumlah Kwh yang didapatkan jika anda membeli voucher di kounter terdekat.
Banyak pelanggan yang salah kaprah akan hal ini, ya dalam hal jumlah kwh yang didapatkan, namanya orang awan maka perlu penjelasan lebih. Mereka yang awam mengira jika jumlah Kwh yang tertera pada kuitansi voucher sama dengan jumlah uang yang mereka bayarkan saat membeli voucher/token listrik. Misalnya Si A membeli vocher 100 yang tertera hanya dijumlah kwh hanya 65,9 saja. Sehingga pembeli (pelanggan PLN) mengira jika uangnya berkurang, kenapa voucher 100rb yang masuk hanya 65rb lebih.
Baiklah kami akan menjelaskan sedetail mungkin mengenai nominal voucher dengan jumlah kwh yang didapatkan.
1. Beda daya dalam hal ini daya 450watt, 900watt, 1300watt dan lain, akan memiliki perbedaan Kwh yang diberikan dengan nominal yang anda beli.
2. Misal daya 1300watt, jika anda membeli voucher 100rb, maka jumlah kwh yang diberikan hanya 65,9 kwh, bisa kurang atau lebih tetapi hampir sama dengan 65,9 kwh.
3. Daya 450watt, jika membeli voucher 20rb maka jumlah kwh yang diberikan adalah kurang lebih 39,5.
Jika dilihat dari 2 kasus diatas (real) no 2 dan 3, jelas kelihatan perbedaan yang sangat signifikan antara daya 1300watt dan 450watt, dengan daya 1300watt, kwh yang didapatkan kurang dari nominal yang dibeli, tetapi jika daya 450watt, kwh yang didapatkan 2x lipat dari nominal yang dibeli.
1300watt - Vocer 100 - 65,9 kwh
450watt - voucher 20 - 39,5 kwh.
Kalau dilihat secara sepintas memang nampak perbedaan yang sangat mencolok tapi dalam pengamatan yang kami lakukan, sebenarnya sama saja. Artinya jika daya 1300watt voucher 100 hanya 65,9kwh atau hanya 1/2 lebih sedikit yang didapatkan dibandingkan dengan daya 450watt yang berlipat ganda 2x. Karena daya 1300watt dengan kwh 65,9 ini akan lambat proses berkurangnya, (orang listrik pasti lebih tahu), daya 450watt dengan39,9 kwh akan cepat proses berkurangnya nilai voucher ini. Jadi intinya sama saja.
Ini pengalaman yang sempat kami bagikan dari yang kami dapatkan selama ini, selama kami melayani pembelian voucher listrik ataupun pembayaran rekening listrik. Jadi jangan panik atau curiga kepada PPOB tempat anda membeli voucher jika kwh yang tertera pada kuitansi kurang atau lebih dari nominal yang anda beli.
Showing posts with label Listrik. Show all posts
Showing posts with label Listrik. Show all posts
Monday, July 6, 2015
Salah Kaprah Tentang Jumlah KWH Vocer Listrik
Pada postingan kali ini kami akan infokan mengenai vocer listrik. Dimana sekarang ini sudah banyak pelanggan PLN yang beralih ke meteran voucher ataupun pelanggan baru khususnya pelanggan yang mendapat bantuan meteran listrik voucher dari pemerintah.
Umumnya listrik voucher sesuai info dari PLN hanya dapat dipasang pada meteran dengan daya 900Watt keatas, nyatanya sekarang ini khususnya bantuan pemerintah untuk masyarakat miskin daya rata-rata hanya 450watt. Dalam postingan ini bukan membahas kenapa bisa daya 450watt dipasangi voucer listrik, tetapi akan membahas Jumlah Kwh yang didapatkan jika anda membeli voucher di kounter terdekat.
Banyak pelanggan yang salah kaprah akan hal ini, ya dalam hal jumlah kwh yang didapatkan, namanya orang awan maka perlu penjelasan lebih. Mereka yang awam mengira jika jumlah Kwh yang tertera pada kuitansi voucher sama dengan jumlah uang yang mereka bayarkan saat membeli voucher/token listrik. Misalnya Si A membeli vocher 100 yang tertera hanya dijumlah kwh hanya 65,9 saja. Sehingga pembeli (pelanggan PLN) mengira jika uangnya berkurang, kenapa voucher 100rb yang masuk hanya 65rb lebih.
Baiklah kami akan menjelaskan sedetail mungkin mengenai nominal voucher dengan jumlah kwh yang didapatkan.
1. Beda daya dalam hal ini daya 450watt, 900watt, 1300watt dan lain, akan memiliki perbedaan Kwh yang diberikan dengan nominal yang anda beli.
2. Misal daya 1300watt, jika anda membeli voucher 100rb, maka jumlah kwh yang diberikan hanya 65,9 kwh, bisa kurang atau lebih tetapi hampir sama dengan 65,9 kwh.
3. Daya 450watt, jika membeli voucher 20rb maka jumlah kwh yang diberikan adalah kurang lebih 39,5.
Jika dilihat dari 2 kasus diatas (real) no 2 dan 3, jelas kelihatan perbedaan yang sangat signifikan antara daya 1300watt dan 450watt, dengan daya 1300watt, kwh yang didapatkan kurang dari nominal yang dibeli, tetapi jika daya 450watt, kwh yang didapatkan 2x lipat dari nominal yang dibeli.
1300watt - Vocer 100 - 65,9 kwh
450watt - voucher 20 - 39,5 kwh.
Kalau dilihat secara sepintas memang nampak perbedaan yang sangat mencolok tapi dalam pengamatan yang kami lakukan, sebenarnya sama saja. Artinya jika daya 1300watt voucher 100 hanya 65,9kwh atau hanya 1/2 lebih sedikit yang didapatkan dibandingkan dengan daya 450watt yang berlipat ganda 2x. Karena daya 1300watt dengan kwh 65,9 ini akan lambat proses berkurangnya, (orang listrik pasti lebih tahu), daya 450watt dengan39,9 kwh akan cepat proses berkurangnya nilai voucher ini. Jadi intinya sama saja.
Ini pengalaman yang sempat kami bagikan dari yang kami dapatkan selama ini, selama kami melayani pembelian voucher listrik ataupun pembayaran rekening listrik. Jadi jangan panik atau curiga kepada PPOB tempat anda membeli voucher jika kwh yang tertera pada kuitansi kurang atau lebih dari nominal yang anda beli.
Umumnya listrik voucher sesuai info dari PLN hanya dapat dipasang pada meteran dengan daya 900Watt keatas, nyatanya sekarang ini khususnya bantuan pemerintah untuk masyarakat miskin daya rata-rata hanya 450watt. Dalam postingan ini bukan membahas kenapa bisa daya 450watt dipasangi voucer listrik, tetapi akan membahas Jumlah Kwh yang didapatkan jika anda membeli voucher di kounter terdekat.
Banyak pelanggan yang salah kaprah akan hal ini, ya dalam hal jumlah kwh yang didapatkan, namanya orang awan maka perlu penjelasan lebih. Mereka yang awam mengira jika jumlah Kwh yang tertera pada kuitansi voucher sama dengan jumlah uang yang mereka bayarkan saat membeli voucher/token listrik. Misalnya Si A membeli vocher 100 yang tertera hanya dijumlah kwh hanya 65,9 saja. Sehingga pembeli (pelanggan PLN) mengira jika uangnya berkurang, kenapa voucher 100rb yang masuk hanya 65rb lebih.
Baiklah kami akan menjelaskan sedetail mungkin mengenai nominal voucher dengan jumlah kwh yang didapatkan.
1. Beda daya dalam hal ini daya 450watt, 900watt, 1300watt dan lain, akan memiliki perbedaan Kwh yang diberikan dengan nominal yang anda beli.
2. Misal daya 1300watt, jika anda membeli voucher 100rb, maka jumlah kwh yang diberikan hanya 65,9 kwh, bisa kurang atau lebih tetapi hampir sama dengan 65,9 kwh.
3. Daya 450watt, jika membeli voucher 20rb maka jumlah kwh yang diberikan adalah kurang lebih 39,5.
Jika dilihat dari 2 kasus diatas (real) no 2 dan 3, jelas kelihatan perbedaan yang sangat signifikan antara daya 1300watt dan 450watt, dengan daya 1300watt, kwh yang didapatkan kurang dari nominal yang dibeli, tetapi jika daya 450watt, kwh yang didapatkan 2x lipat dari nominal yang dibeli.
1300watt - Vocer 100 - 65,9 kwh
450watt - voucher 20 - 39,5 kwh.
Kalau dilihat secara sepintas memang nampak perbedaan yang sangat mencolok tapi dalam pengamatan yang kami lakukan, sebenarnya sama saja. Artinya jika daya 1300watt voucher 100 hanya 65,9kwh atau hanya 1/2 lebih sedikit yang didapatkan dibandingkan dengan daya 450watt yang berlipat ganda 2x. Karena daya 1300watt dengan kwh 65,9 ini akan lambat proses berkurangnya, (orang listrik pasti lebih tahu), daya 450watt dengan39,9 kwh akan cepat proses berkurangnya nilai voucher ini. Jadi intinya sama saja.
Ini pengalaman yang sempat kami bagikan dari yang kami dapatkan selama ini, selama kami melayani pembelian voucher listrik ataupun pembayaran rekening listrik. Jadi jangan panik atau curiga kepada PPOB tempat anda membeli voucher jika kwh yang tertera pada kuitansi kurang atau lebih dari nominal yang anda beli.
Sunday, June 14, 2015
Cara Modifikasi UPS 600 Watt Merek Power UP
Kali ini kami akan sharing cara memodifikasi sebuah UPS. Sebelum ke pokok bahasan, mungkin ada yang belum mengetahui apa itu UPS ? UPS merupakan suatu perangkat elektronik yang mampu menyimpan energi listrik dengan output 220volt, dimana mampu menanggung beban suatu komputer atau perangkat elektronik lainnya.
Pada umumnya UPS memiliki suatu daya tampung yang terbatas, tergantung pada aki yang digunakan. DImana sebuah UPS yang memiliki daya 600Watt biasanya menggunakan aki 5A 12volt seperti yang digunakan UPS Power UP.
Untuk Volt Baterai atau aki, itu berpengaruh terhadap daya output dari suatu UPS, dimana jika volt baterai/aki 12 volt daya output maksimal hanya 600VA, Dan jika batrei/aki menggunakan baterai 2 buah dengan kapasitas 1 batrei 12volt yang dirangkai secara seri maka tegangan akan naik menjadi 24volt, sehingga daya output maksimal 1200Watt. Ini sesuai dengan UPS Power Pro yang sebelumnya kami gunakan, menggunakan 2 accu 12volt dirangkai seri, dan daya outputnya 1200VA.
Kembali ke judul postingan yakni cara memodifikasi ups 600VA (Watt) merek Power UP atau bisa juga diaplikasikan pada UPS merek lain, dengan cara mengganti aki bawaan dengan aki yang memiliki ampere lebih besar dengan tujuan memiliki daya tahan yang lama. Jika pada percobaan kami, yakni dengan mengganti aki menggunakan aki mobil 45Ampere mampu bertahan hingga 3 Jam.
Berikut gambarnya.
Itulah cara modifikasi ups 600watt merek power up menggunakan aki mobil yang ampere lebih besar daripada aki internal bawaan ups. Sekedar tambahan untuk pengecasan biasanya travo panas, jadi kami siapkan kipas angin sebagai pendingan saat proses charging, seperti yang ada pada gambar.
Pada umumnya UPS memiliki suatu daya tampung yang terbatas, tergantung pada aki yang digunakan. DImana sebuah UPS yang memiliki daya 600Watt biasanya menggunakan aki 5A 12volt seperti yang digunakan UPS Power UP.
Untuk Volt Baterai atau aki, itu berpengaruh terhadap daya output dari suatu UPS, dimana jika volt baterai/aki 12 volt daya output maksimal hanya 600VA, Dan jika batrei/aki menggunakan baterai 2 buah dengan kapasitas 1 batrei 12volt yang dirangkai secara seri maka tegangan akan naik menjadi 24volt, sehingga daya output maksimal 1200Watt. Ini sesuai dengan UPS Power Pro yang sebelumnya kami gunakan, menggunakan 2 accu 12volt dirangkai seri, dan daya outputnya 1200VA.
Kembali ke judul postingan yakni cara memodifikasi ups 600VA (Watt) merek Power UP atau bisa juga diaplikasikan pada UPS merek lain, dengan cara mengganti aki bawaan dengan aki yang memiliki ampere lebih besar dengan tujuan memiliki daya tahan yang lama. Jika pada percobaan kami, yakni dengan mengganti aki menggunakan aki mobil 45Ampere mampu bertahan hingga 3 Jam.
Berikut gambarnya.
Itulah cara modifikasi ups 600watt merek power up menggunakan aki mobil yang ampere lebih besar daripada aki internal bawaan ups. Sekedar tambahan untuk pengecasan biasanya travo panas, jadi kami siapkan kipas angin sebagai pendingan saat proses charging, seperti yang ada pada gambar.
Cara Modifikasi UPS 600 Watt Merek Power UP
Kali ini kami akan sharing cara memodifikasi sebuah UPS. Sebelum ke pokok bahasan, mungkin ada yang belum mengetahui apa itu UPS ? UPS merupakan suatu perangkat elektronik yang mampu menyimpan energi listrik dengan output 220volt, dimana mampu menanggung beban suatu komputer atau perangkat elektronik lainnya.
Pada umumnya UPS memiliki suatu daya tampung yang terbatas, tergantung pada aki yang digunakan. DImana sebuah UPS yang memiliki daya 600Watt biasanya menggunakan aki 5A 12volt seperti yang digunakan UPS Power UP.
Untuk Volt Baterai atau aki, itu berpengaruh terhadap daya output dari suatu UPS, dimana jika volt baterai/aki 12 volt daya output maksimal hanya 600VA, Dan jika batrei/aki menggunakan baterai 2 buah dengan kapasitas 1 batrei 12volt yang dirangkai secara seri maka tegangan akan naik menjadi 24volt, sehingga daya output maksimal 1200Watt. Ini sesuai dengan UPS Power Pro yang sebelumnya kami gunakan, menggunakan 2 accu 12volt dirangkai seri, dan daya outputnya 1200VA.
Kembali ke judul postingan yakni cara memodifikasi ups 600VA (Watt) merek Power UP atau bisa juga diaplikasikan pada UPS merek lain, dengan cara mengganti aki bawaan dengan aki yang memiliki ampere lebih besar dengan tujuan memiliki daya tahan yang lama. Jika pada percobaan kami, yakni dengan mengganti aki menggunakan aki mobil 45Ampere mampu bertahan hingga 3 Jam.
Berikut gambarnya.
Itulah cara modifikasi ups 600watt merek power up menggunakan aki mobil yang ampere lebih besar daripada aki internal bawaan ups. Sekedar tambahan untuk pengecasan biasanya travo panas, jadi kami siapkan kipas angin sebagai pendingan saat proses charging, seperti yang ada pada gambar.
Pada umumnya UPS memiliki suatu daya tampung yang terbatas, tergantung pada aki yang digunakan. DImana sebuah UPS yang memiliki daya 600Watt biasanya menggunakan aki 5A 12volt seperti yang digunakan UPS Power UP.
Untuk Volt Baterai atau aki, itu berpengaruh terhadap daya output dari suatu UPS, dimana jika volt baterai/aki 12 volt daya output maksimal hanya 600VA, Dan jika batrei/aki menggunakan baterai 2 buah dengan kapasitas 1 batrei 12volt yang dirangkai secara seri maka tegangan akan naik menjadi 24volt, sehingga daya output maksimal 1200Watt. Ini sesuai dengan UPS Power Pro yang sebelumnya kami gunakan, menggunakan 2 accu 12volt dirangkai seri, dan daya outputnya 1200VA.
Kembali ke judul postingan yakni cara memodifikasi ups 600VA (Watt) merek Power UP atau bisa juga diaplikasikan pada UPS merek lain, dengan cara mengganti aki bawaan dengan aki yang memiliki ampere lebih besar dengan tujuan memiliki daya tahan yang lama. Jika pada percobaan kami, yakni dengan mengganti aki menggunakan aki mobil 45Ampere mampu bertahan hingga 3 Jam.
Berikut gambarnya.
Itulah cara modifikasi ups 600watt merek power up menggunakan aki mobil yang ampere lebih besar daripada aki internal bawaan ups. Sekedar tambahan untuk pengecasan biasanya travo panas, jadi kami siapkan kipas angin sebagai pendingan saat proses charging, seperti yang ada pada gambar.
Friday, June 12, 2015
Cara Hemat Listrik Dengan Pemasangan MCB Di Setiap Colokan Listrik
Setelah sebelumnya kami telah posting tentang Hemat Listrik Dengan Pembagian Jalur melalui MCB, kini kembali kami posting lagi cara menghemat listrik di rumah anda. Yahh sebuah trik yang sudah lama kami aplikasikan di warnet kami.
Sesuai judul postingan, sudah pastilah ada yang mengetahuinya. Yahh trik kali ini yaitu menghemat listrik dengan memasangkan MCB di setiap colokan listrik. Misalnya satu colokan listrik yang memiliki 4 lubang, di colokan yang ke listrik di putus kemudian sambung dengan MCB. Bisa yang digunakan bisa MCB 2 ampere.
Misalnya kami disini menggunakan 1 MCB untuk 2 unit PC, jadi misalnya di rumah anda ada beberapa beralatan, misalnya kulkas, usahakan jangan langsung di hubungan ke colokan utama, melainkan ke MCB khusus membatasi kulkas. Begitupun untuk alat lainnya seperti TV, laptop (cas), dan lain-lain.
Sesuai judul postingan, sudah pastilah ada yang mengetahuinya. Yahh trik kali ini yaitu menghemat listrik dengan memasangkan MCB di setiap colokan listrik. Misalnya satu colokan listrik yang memiliki 4 lubang, di colokan yang ke listrik di putus kemudian sambung dengan MCB. Bisa yang digunakan bisa MCB 2 ampere.
Misalnya kami disini menggunakan 1 MCB untuk 2 unit PC, jadi misalnya di rumah anda ada beberapa beralatan, misalnya kulkas, usahakan jangan langsung di hubungan ke colokan utama, melainkan ke MCB khusus membatasi kulkas. Begitupun untuk alat lainnya seperti TV, laptop (cas), dan lain-lain.
Cara Hemat Listrik Dengan Pemasangan MCB Di Setiap Colokan Listrik
Setelah sebelumnya kami telah posting tentang Hemat Listrik Dengan Pembagian Jalur melalui MCB, kini kembali kami posting lagi cara menghemat listrik di rumah anda. Yahh sebuah trik yang sudah lama kami aplikasikan di warnet kami.
Sesuai judul postingan, sudah pastilah ada yang mengetahuinya. Yahh trik kali ini yaitu menghemat listrik dengan memasangkan MCB di setiap colokan listrik. Misalnya satu colokan listrik yang memiliki 4 lubang, di colokan yang ke listrik di putus kemudian sambung dengan MCB. Bisa yang digunakan bisa MCB 2 ampere.
Misalnya kami disini menggunakan 1 MCB untuk 2 unit PC, jadi misalnya di rumah anda ada beberapa beralatan, misalnya kulkas, usahakan jangan langsung di hubungan ke colokan utama, melainkan ke MCB khusus membatasi kulkas. Begitupun untuk alat lainnya seperti TV, laptop (cas), dan lain-lain.
Sesuai judul postingan, sudah pastilah ada yang mengetahuinya. Yahh trik kali ini yaitu menghemat listrik dengan memasangkan MCB di setiap colokan listrik. Misalnya satu colokan listrik yang memiliki 4 lubang, di colokan yang ke listrik di putus kemudian sambung dengan MCB. Bisa yang digunakan bisa MCB 2 ampere.
Misalnya kami disini menggunakan 1 MCB untuk 2 unit PC, jadi misalnya di rumah anda ada beberapa beralatan, misalnya kulkas, usahakan jangan langsung di hubungan ke colokan utama, melainkan ke MCB khusus membatasi kulkas. Begitupun untuk alat lainnya seperti TV, laptop (cas), dan lain-lain.
Friday, June 5, 2015
Hemat Listrik Dengan Pembagian Jalur melalui MCB
Listrik sekarang ini sudah menjadi sebuah kebutuhan primer. Yahh bisa dibilang semua aktifitas manusia berhubungan dengan listrik. Bisakah kita hidup 24 jam tanpa listrik?? Jawabannya ada pada diri masing-masing.
Kali ini kami sekedar memberikan tips cara hemat listrik yang bisa anda praktekkan di rumah. Oke kita mulai saja, tapi sebelumnya kita ambil contoh dulu. Misal dirumah daya 900 watt, artinya MCB yang digunakan adalah 4 Ampere, karena 1 ampere itu 220volt, 4ax220v =880VA dibulatkan 900VA atau 900 watt.
Langkah penghematan yang bisa dilakukan adalah dengan membagi jalur dulu. Dengan daya 900 , bisa dibagi 2 jalur menggunakan 2 MCB yang amperenya adalah 2. Disamping cara membagi jalur ini bisa menghemat, juga bisa membantu kita dalam hal mengcek permasalahan listrik. Misal pembagiannya, 1 jalur untuk di dalam rumah, dan 1 jalur lainnya untuk di luar, pekarangan, garasi mobil. Jadi misal di halaman rumah yang bermasalah hanya jalur tersebut yang padam lampunya, lampu di dalam rumah tetap menyala.
Dalam kasus ini, kami telah mempraktekkan dan menggunakan cara ini kurang lebih 2 tahun. Dengan daya 1300watt, yakni dengan MCB utama yang melekat di meteran menggunakan 6 ampere, kami membagi 3 jalur masing-masing menggunakan MCB 2 ampere.
Kenapa dengan cara ini disamping jalur tertata dengan baik juga bisa menghemat listrik? Logikanya begini. coba anda bandingkan jika dari MCB 6 ampere (1300watt) ini langsung digunakan tanpa dibagi jalurnya. maka artinya disini daya 1300watt selalu standby untuk digunakan. Dibandingkan dengan daya 1300watt (6 ampere) dibagi 3 jalur, dimana 1 jalur menggunakan MCB 2 ampere saja, yang artinya dayanya hanya 450watt. Sudah pastinya lebih hemat yang dibagi jalurnya, karena sebenarnya dengan daya 1300, tapi yang digunakan itu hanya 450watt saja.
Untuk lebih jelasnya silahkan anda lihat gambar dibawah ini:
jadi kesimpulannya, jika hanya 1 jalur yang digunakan, berarti hanya seperti rumah yang dayanya hanya 450watt, sehingga akan lebih hemat dibanding menggunakan daya 1300watt sekaligus.
Adapun kekurangan dari cara ini adalah MCB akan anjlok jika kita menghubungkan perangkat elektronik yang dayanya di atas 450watt. Tapi manfaatnya jauh lebih baik. Sejauh ini saya gunakan pembagian jalur di rumah saya, dengan pembgian 1 jalur untuk rumah, 1 jalur untuk warnet, dan 1 jalur untuk kios dan garasi mobil, dan sampai saat ini tidak ada kendala. Selamat mencoba trik penghematan listrik yang sangat simple dan gampang untuk dipraktekkan di rumah anda.
Kali ini kami sekedar memberikan tips cara hemat listrik yang bisa anda praktekkan di rumah. Oke kita mulai saja, tapi sebelumnya kita ambil contoh dulu. Misal dirumah daya 900 watt, artinya MCB yang digunakan adalah 4 Ampere, karena 1 ampere itu 220volt, 4ax220v =880VA dibulatkan 900VA atau 900 watt.
Langkah penghematan yang bisa dilakukan adalah dengan membagi jalur dulu. Dengan daya 900 , bisa dibagi 2 jalur menggunakan 2 MCB yang amperenya adalah 2. Disamping cara membagi jalur ini bisa menghemat, juga bisa membantu kita dalam hal mengcek permasalahan listrik. Misal pembagiannya, 1 jalur untuk di dalam rumah, dan 1 jalur lainnya untuk di luar, pekarangan, garasi mobil. Jadi misal di halaman rumah yang bermasalah hanya jalur tersebut yang padam lampunya, lampu di dalam rumah tetap menyala.
Dalam kasus ini, kami telah mempraktekkan dan menggunakan cara ini kurang lebih 2 tahun. Dengan daya 1300watt, yakni dengan MCB utama yang melekat di meteran menggunakan 6 ampere, kami membagi 3 jalur masing-masing menggunakan MCB 2 ampere.
Kenapa dengan cara ini disamping jalur tertata dengan baik juga bisa menghemat listrik? Logikanya begini. coba anda bandingkan jika dari MCB 6 ampere (1300watt) ini langsung digunakan tanpa dibagi jalurnya. maka artinya disini daya 1300watt selalu standby untuk digunakan. Dibandingkan dengan daya 1300watt (6 ampere) dibagi 3 jalur, dimana 1 jalur menggunakan MCB 2 ampere saja, yang artinya dayanya hanya 450watt. Sudah pastinya lebih hemat yang dibagi jalurnya, karena sebenarnya dengan daya 1300, tapi yang digunakan itu hanya 450watt saja.
Untuk lebih jelasnya silahkan anda lihat gambar dibawah ini:
jadi kesimpulannya, jika hanya 1 jalur yang digunakan, berarti hanya seperti rumah yang dayanya hanya 450watt, sehingga akan lebih hemat dibanding menggunakan daya 1300watt sekaligus.
Adapun kekurangan dari cara ini adalah MCB akan anjlok jika kita menghubungkan perangkat elektronik yang dayanya di atas 450watt. Tapi manfaatnya jauh lebih baik. Sejauh ini saya gunakan pembagian jalur di rumah saya, dengan pembgian 1 jalur untuk rumah, 1 jalur untuk warnet, dan 1 jalur untuk kios dan garasi mobil, dan sampai saat ini tidak ada kendala. Selamat mencoba trik penghematan listrik yang sangat simple dan gampang untuk dipraktekkan di rumah anda.
Hemat Listrik Dengan Pembagian Jalur melalui MCB
Listrik sekarang ini sudah menjadi sebuah kebutuhan primer. Yahh bisa dibilang semua aktifitas manusia berhubungan dengan listrik. Bisakah kita hidup 24 jam tanpa listrik?? Jawabannya ada pada diri masing-masing.
Kali ini kami sekedar memberikan tips cara hemat listrik yang bisa anda praktekkan di rumah. Oke kita mulai saja, tapi sebelumnya kita ambil contoh dulu. Misal dirumah daya 900 watt, artinya MCB yang digunakan adalah 4 Ampere, karena 1 ampere itu 220volt, 4ax220v =880VA dibulatkan 900VA atau 900 watt.
Langkah penghematan yang bisa dilakukan adalah dengan membagi jalur dulu. Dengan daya 900 , bisa dibagi 2 jalur menggunakan 2 MCB yang amperenya adalah 2. Disamping cara membagi jalur ini bisa menghemat, juga bisa membantu kita dalam hal mengcek permasalahan listrik. Misal pembagiannya, 1 jalur untuk di dalam rumah, dan 1 jalur lainnya untuk di luar, pekarangan, garasi mobil. Jadi misal di halaman rumah yang bermasalah hanya jalur tersebut yang padam lampunya, lampu di dalam rumah tetap menyala.
Dalam kasus ini, kami telah mempraktekkan dan menggunakan cara ini kurang lebih 2 tahun. Dengan daya 1300watt, yakni dengan MCB utama yang melekat di meteran menggunakan 6 ampere, kami membagi 3 jalur masing-masing menggunakan MCB 2 ampere.
Kenapa dengan cara ini disamping jalur tertata dengan baik juga bisa menghemat listrik? Logikanya begini. coba anda bandingkan jika dari MCB 6 ampere (1300watt) ini langsung digunakan tanpa dibagi jalurnya. maka artinya disini daya 1300watt selalu standby untuk digunakan. Dibandingkan dengan daya 1300watt (6 ampere) dibagi 3 jalur, dimana 1 jalur menggunakan MCB 2 ampere saja, yang artinya dayanya hanya 450watt. Sudah pastinya lebih hemat yang dibagi jalurnya, karena sebenarnya dengan daya 1300, tapi yang digunakan itu hanya 450watt saja.
Untuk lebih jelasnya silahkan anda lihat gambar dibawah ini:
jadi kesimpulannya, jika hanya 1 jalur yang digunakan, berarti hanya seperti rumah yang dayanya hanya 450watt, sehingga akan lebih hemat dibanding menggunakan daya 1300watt sekaligus.
Adapun kekurangan dari cara ini adalah MCB akan anjlok jika kita menghubungkan perangkat elektronik yang dayanya di atas 450watt. Tapi manfaatnya jauh lebih baik. Sejauh ini saya gunakan pembagian jalur di rumah saya, dengan pembgian 1 jalur untuk rumah, 1 jalur untuk warnet, dan 1 jalur untuk kios dan garasi mobil, dan sampai saat ini tidak ada kendala. Selamat mencoba trik penghematan listrik yang sangat simple dan gampang untuk dipraktekkan di rumah anda.
Kali ini kami sekedar memberikan tips cara hemat listrik yang bisa anda praktekkan di rumah. Oke kita mulai saja, tapi sebelumnya kita ambil contoh dulu. Misal dirumah daya 900 watt, artinya MCB yang digunakan adalah 4 Ampere, karena 1 ampere itu 220volt, 4ax220v =880VA dibulatkan 900VA atau 900 watt.
Langkah penghematan yang bisa dilakukan adalah dengan membagi jalur dulu. Dengan daya 900 , bisa dibagi 2 jalur menggunakan 2 MCB yang amperenya adalah 2. Disamping cara membagi jalur ini bisa menghemat, juga bisa membantu kita dalam hal mengcek permasalahan listrik. Misal pembagiannya, 1 jalur untuk di dalam rumah, dan 1 jalur lainnya untuk di luar, pekarangan, garasi mobil. Jadi misal di halaman rumah yang bermasalah hanya jalur tersebut yang padam lampunya, lampu di dalam rumah tetap menyala.
Dalam kasus ini, kami telah mempraktekkan dan menggunakan cara ini kurang lebih 2 tahun. Dengan daya 1300watt, yakni dengan MCB utama yang melekat di meteran menggunakan 6 ampere, kami membagi 3 jalur masing-masing menggunakan MCB 2 ampere.
Kenapa dengan cara ini disamping jalur tertata dengan baik juga bisa menghemat listrik? Logikanya begini. coba anda bandingkan jika dari MCB 6 ampere (1300watt) ini langsung digunakan tanpa dibagi jalurnya. maka artinya disini daya 1300watt selalu standby untuk digunakan. Dibandingkan dengan daya 1300watt (6 ampere) dibagi 3 jalur, dimana 1 jalur menggunakan MCB 2 ampere saja, yang artinya dayanya hanya 450watt. Sudah pastinya lebih hemat yang dibagi jalurnya, karena sebenarnya dengan daya 1300, tapi yang digunakan itu hanya 450watt saja.
Untuk lebih jelasnya silahkan anda lihat gambar dibawah ini:
jadi kesimpulannya, jika hanya 1 jalur yang digunakan, berarti hanya seperti rumah yang dayanya hanya 450watt, sehingga akan lebih hemat dibanding menggunakan daya 1300watt sekaligus.
Adapun kekurangan dari cara ini adalah MCB akan anjlok jika kita menghubungkan perangkat elektronik yang dayanya di atas 450watt. Tapi manfaatnya jauh lebih baik. Sejauh ini saya gunakan pembagian jalur di rumah saya, dengan pembgian 1 jalur untuk rumah, 1 jalur untuk warnet, dan 1 jalur untuk kios dan garasi mobil, dan sampai saat ini tidak ada kendala. Selamat mencoba trik penghematan listrik yang sangat simple dan gampang untuk dipraktekkan di rumah anda.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Cara Verval SIMPKB 2017
Salam hangat para guru se-Indonesia, melalui postingan ini kami kembali sharing tentang cara verval guru di situs simpkb, karena banyaknya g...
-
Masih tentang pendaftaran online sipencatar 2016, kali ini kami akan share langkah apabila verifikasi formulir sudah dilakukan, maka langkah...
-
Pada postingan ini kami kembali berbagi trik tentang burung dara atau merpati yang biasa diternak oleh para hobiers merpati. Kali ini kami b...
-
SMPN 1 Bontosikuy - Kembali kami memposting kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak di SMP Negeri 1 Bontosikuyu tempat kami mengajar, tepatny...




