Sunday, September 23, 2012

Download Makalah Tentang Penyakit Rabies

MAKALAH BIOLOGI “PENYAKIT RABIES” D I S U S U N OLEH : MUH RIZAL SMA NEGERI 1 BONTOSIKUYU 2012 KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat dan hidayahnya jualah kami selaku Kelompok 4 dapat menyelesaikan makalah biologi tentang PENYAKIT RABIES. Kami membuat makalah ini untuk memberikan pengetahuan tentang penyakit RABIES bagi kita semua. Melalui ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak yang ikut berpartisipasi dalam pembuatan makalah ini. Akhirnya mudah-mudah makalah ini bisa bermanfaat, sesuai pengharapan dari penulis. Pariangan, 21 September 2012 Penulis ii DAFTAR ISI Halaman Judul i Kata Pengantar ii Daftar Isi iii Bab 1 Pendahuluan 1 1.1 Latar Belakang 1 1.2 Rumusan Masalah 1 1.3 Tujuan 2 1.4 Metode 2 Bab 2 Pembahasan 3 2.1 Pengertian 3 2.2 Penyebab 3 2.3 Tahapan Penyakit Rabies 4 2.4 Gejala Rabies 4 2.5 Tanda-Tanda Penyakit Rabies 5 2.6 Tindakan Terhadap Hewan Yang Menggigit 6 2.7 Perundang-undangan Tentang Rabies 6 2.8 Pencegahan 7 2.9 Pengobatan 7 2.10 Tips Bila Digigit Anjing 8 Bab 3 Penutup 10 3.1 Kesimpulan 10 3.2 Saran 10 Daftar Pustaka 11 iii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tahun 2009 ini merupakan bukti bahwa Indonesia bukanlah negara yang bebas dari penyakit Rabies, terbukti dengan adanya korban meninggal yang terinfeksi oleh penyakit ini di beberapa Rumah Sakit di Indonesia. Salah satunya adalah provinsi Bali yang telah dklaim bebas rabies justru telah banyak korban berjatuhan baik yang suspect maupun yang telah positif terjangkit virus rabies. Sekarang Dinas Peternakan Bali sedang genjar-genjarnya memberantas penyakit mematikan ini yang disebabkan oleh gigitan hewan, anjing yang dianggap sebagai sahabat manusia justru sebagai penyebar utama dari penyebaran virus rabies ini melalui gigitannya. Sehingga tidak heran banyak anjing yang dibunuh, namun untuk anjing yang dipelihara akan diberikan vaksinasi. Agar kita terhindar dari penyakit mematikan ini, hendaknya kita mengetahui bagaimana ciri-ciri hewan yang telah terinfeksi virus rabies. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai penyakit rabies dari pengertian sampai dengan tips-tips bila kita atau orang terdekat kita digigit oleh anjing atau hewan yang lainnya yang berpotensi untuk menyebarkan virus rabies. 1.2 Rumusan Masalah Dari latar belakang diatas maka dapat dibuat rumusan masalah : 1. Apa itu rabies ? 2. Apa saja penyebab rabies? 3. Bagaimana tahapan penyakit rabies? 4. Apa saja gejala-gejala penyakit rabies? 5. Apa saja tanda-tanda penyakit rabies pada hewan? 6. Apa yang harus dilakukan pada hewan yang telah mengigit? 7. Adakah undang-undang yang mengatur tentang rabies? 8. Bagaimana pencegahan untuk penyakit rabies? 9. Bagaimana pengobatannya? 10. Adakah tips-tips bila tergigit hewan yang berisiko terkena infeksi rabies? 1.3 Tujuan Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah agar mahasiswa mengetahui trend dan issue yang sedang berkembang di Indonesia yaitu masalah rabies dan dapat memberikan penanganan yang tepat dari panyakit rabies ini. 1.4 Metode Dalam pembuatan makalah ini kami menggunakan metode penelusuran. BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Rabies atau lebih sering dikenal dengan nama anjing gila merupakan suatu penyakit infeksi akut yang menyerang susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies dan ditularkan dari gigitan hewan penular rabies. Hewan yang rentan dengan virus rabies ini adalah hewan berdarah panas. Penyakit rabies secara almi terdapat pada bangsa kucing, anjing, kelelawar, kera dan karnivora liar lainnya. Pada hewan yang menderita rabies, virus ditemukan dengan jumlah yang banyak pada air liurnya. Vrus ini ditularkan ke hewan lain atau ke manusia terutama melalui luka gigitan. Oleh karena itu bangsa karnivora adalah hewan yang paling utama sebagai penyebar rabies. Penyakit rabies merupakan penyakit Zoonosa yang sangat berbahaya dan ditakuti karena bila telah menyerang manusia atau hewan akan selau berakhir dengan kematian. Mengingat akan bahaya dan keganasan terhadap kesehatan dan ketentraman hidup masyarakat, maka usaha pencegahan dan pemberantasan penyakit ini perlu dilaksanakan secara intensif. 2.2 Penyebab Penyakit ini disebabkan oleh virus rabies yang terdapat pada air liur hewan yang terinfeksi. Hewan ini menularkan infeksi kepada hewan lainnya atau manusia melaui gigitan dan kadang melalui jilatan. Secara patogenesis, setelah virus rabies masuk lewat gigitan, selama 2 minggu virus akan tetap tinggal pada tempat masukdan disekitrnya. Kemudian, virus akan bergerak mencapai ujung-ujung serabut saraf posterios tanpa menunjukan perubahan-perubahan fungsinya. Sesampainya di otak , virus akan memperbanyak diri dan menyebar luas dalam semua bagian neuron-neuron, terutama mempunyai predileksi khusus terhadap sel-sel sistem limbic, hipotalamus dan batang otak. Setelah memperbanyak diri dalam neuron-neuron sentral, virus kemudian bergerak kea rah perifer dalam serabut saraf eferen, volunteer dan otonom. Dengan demikian virus ini menyerang hamper tiap organ dan jaringan di dalam tubuh dan berkembang biak dalam jaringan-jaringab seperti kelenjar ludah, ginjal, dan sebagainya. Banyak hewan yang bias menularkan rabies kepada manusia. Yang paling sering menjadi sumber dari rabies adalah anjing, hewan yang lainnya juga bisa menjadi sumber penularan rabies adalah kucing, kelelawar, rakun, sigung, dan rubah. Rabies pada anjing masih sering ditemukan di Amerika Latin, Afrika, dan Asia bahkan sekarang di Indonesia kasus rabie ini mulai muncul dan sudah banyak memakan korban. Ini disebabkan kareni tidak semua hewan peliharaan mendapatkan vaksinasi untuk penyakit ini. Hewan yang terinfeksi bisa mengalami rabies buas atau rabies jinak. Pada rabies buas, hewan yang terkena tampak gelisah dan ganas, kemudian menjadi lumpuh dan mati. Pada rabies jinak, sejak awal telah terjadi kelumpuhan local atau kalumpuhan total. 2.3 Tahapan Penyakit Rabies Perjalanan penyakit Rabies pada anjing dan kucing dibagi dalam 3 fase yaitu : a. Fase Prodormal Hewan mencari tempat dingin dan menyendiri, tetapi dapat terjadi lebih agresif dan nervus, pupil mata meluas dan sikap tubuh kaku (tegang). Fase ini berlangsung selama 1-3 hari. Setelah fase prodormal dilanjutkan fase eksitasi atau bisa langsung ke fase paralisa. b. Fase Eksitasi Hewan menjadi ganas dan menyerang siapa saja yang ada di sekitarnya danmemakan barang yang aneh-aneh. Selanjutnya mata menjadi keruh dan selalu terbuka dan tubuh gemetaran, selanjutnya masuk fase paralisa. c. Fase Paralisa Hewan mengalami kelumpuhan pada semua bagian tubuh dan berakhir dengan kematian. Masa inkubasi dari penyakit ini adalah waktu antara penggigitan sampai timbulnya gejala penyakit. Masa inkubasi penyakit rabies pada anjing dan kucing kurang lebih 2 minggu (10-14 hari). Pada manusia 2-3 minggu dan paling lama 1 tahun. Masa inkubasi biasanya paling pendek pada orang yang digigit pada kepala, tempat yang tertutup atau bila gigitan terdapat di banyak tempat. 2.4 Gejala Rabies Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 30-50 hari setelah terinfeksi, tetapi masa inkubasinya sangat bervariasi dari 10 hari sampai 1 tahun. Pada 20% penderita, rabies dimulai dengan kelumpuhan pada tungkai bawah yang menjalar ke seluruh tubuh. Tetapi penyakit ini biasanya dimulai dengan periode yang pendek dari depresi mental, keresahan, tidak enak badan, dan demam. Keresahan akan meningkat menjadi kegembiraan yang tak terkendali dan penderita akan mengeluarkan air liur. Kejang otot tenggorokan dan pita suara bisa menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Kejang ini terjadi akibat adanya gangguan pada daerah otot yang mengatur proses menelan dan pernafasan. Angin sepoi-sepoi dan mencoba minum air bisa menyebabkan kekejangan ini. Oleh karena itu penderita rabies tidak dapat minum. Karena hal inilah, maka penyakit ini kadang-kadang juga disebut hidrofobia (takut air). Pada salah satu sumber menyebutkan beberapa ciri-ciri dari korban yang telah terinfeksi virus rabies diamana korban tersebut akhirnya meninggal akibat terlambat mendapat pertolongan, yaitu : a. Keluar keringat yang deras b. Dada sakit seperti tertusuk-tusuk dan sakit c. Sesak nafas Beberapa minggu setelah digigit anjing, korban akan takut air dan angin namun sering menggigil dan kehausan. (Bali Post,2009) 2.5 Tanda-Tanda Penyakit Rabies Pada Hewan Gejala penyakit dikenal dalam 3 bentuk : a. Bentuk ganas (Furious Rabies) Masa eksitasi panjang, kebanyakan akan mati dalam 2-5 hari setelah tanda-tanda terlihat. Tanda-tanda yang sering terlihat :  Hewan menjadi penakut atau menjadi galak  Senang bersembunyi di tempat-tempat yang dingin, gelap dan menyendiri tetapi dapat menjadi agresif  Tidak menurut perintah majikannya  Nafsu makan hilang  Air liur meleleh tak terkendali  Hewan akan menyerang benda yang ada disekitarnya dan memakan barang, benda-benda asing seperti batu, kayu dsb.  Menyerang dan menggigit barabg bergerak apa saja yang dijumpai  Kejang-kejang disusul dengan kelumpuhan  Ekor diantara 2 (dua)paha b. Bentuk diam (Dumb Rabies) Masa eksitasi pendek, paralisa cepat terjadi. Tanda-tanda yang sering terlihat :  Bersembunyi di tempat yang gelap dan sejuk  Kejang-kejang berlangsung sangat singkat, bahkan sering tidak terlihat  Lumpuh, tidak dapat menelan, mulut terbuka  Air liur keluar terus menerus (berlebihan)  Mati c. Bentuk Asystomatis Hewan tidak menunjukan gejala sakit Hewan tiba-tiba mati 2.6 Tindakan Terhadap Hewan Yang Menggigit Anjing, kucing, dank era yang yang menggigit manusia atau hewan lainnya harus dicurigai menderita Rabies. Terhadap hewan tersebut harus diambil tindakan sebagai berikut : a. Bila hewan tersebut adalah hewan peliharaan atau ada pemiliknya, maka hewan tersebut harus ditangkap dan diserahkan ke Dinas Peternakan setempat untuk diobservasi selama 14 hari. Bila hasil observasi negative Rabies maka hewan tersebut mendapat vaksinasi rabies sebelum diserahkan kembali ke pemiliknya. b. Bila hewan yang menggigit adalah hewan liar (tidak ada pemiliknya) maka hewan tersebut harus dusahakan ditangkap hidup dan diserahkan kepada Dinas Peternakan setempat untuk diobservasi dan setelah masa observasi selesai hewan tersebut dapat dimusnahkan atau dipelihara oleh orang yang berkenan, setelah terlebih dahulu diberikan vaksinasi Rabies. c. Bila hewan yang menggigit sulit untuk ditangkap dan terpaksa harus dibunuh , maka kepala hewan tersebut harus diambil dan segera diserahkan ke Dinas Peternakan setempat untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. 2.7 Perundang-undangan Tentang Rabies Sejak tahun 1926 pemerintah telah mengeluarkan peraturan tentang rabies pada anjing, kucing, dank era yaitu Hondsdol heid Ordonantie Staatblad No. 452 tahun 1926 dan pelaksanaannya termuat dalam Staatblad No. 452 tahun 1926. Selanjutnya ordonantie tersebut mengalami perubahan/penambahan-penambahan yang disesuaikan dengan perkembangan yang ada. Misalnya, di DKI Jakarta terdapat SK Gubernur No. 3213 tahun 1984 tentang Tatacara Penertiban Hewan Piaraan Anjing, Kucing, dan Kera di wilayah DKI Jakarta yang antara lain berisi : a. Kewajiban pemilik hewan piaraan untuk memvaksinasi hewannya dan menggantungkan peneng tanda lunas pajak. b. Menangkap dan menyerahkan hewannya apabila menggigit orang untuk diobservasi. c. Hewan yang dibiarkan lepas dan dianggap liar atau tersangka menderita rabies akan ditangkap oleh petugas penertiban. Berhasil tidaknya usaha pengendalian penyakit rabies sangat erat hubungannya dengan kesadaran, pengetahuan dan partisipasi dari semua masyarakat. 2.8 Pencegahan Langkah-langkah untuk mencegah rabies bisa diambil sebelum terjangkit virus atau segera seteleh terjangkit. Sebagai contoh, vaksinasi bisa diberikan kepada orang-orang yang berisiko tinggi terhadap terjangkitnya virus, yaitu : • Dokter hewan • Petugas laboratorium yang menangani hewan-hewan yang terinfeksi • Orang-orang yang menetap atau tinggal lebih dari 30 hari di daerah yang terjangkit rabies dimana banyak anjing ditemukan • Para penjelajah gua kelelawar Vaksinasi memberikan perlindungan seumur hidup. Tetapi kadar antibody akan menurun, sehingga orang yang berisiko tinggi terhadap penyebaran selanjutnya harus mendapat dosis buster vaksinasi setiap 2 tahun. 2.9 Pengobatan  Jika segera dilakukan tindakan pencegahan yang tepat. Maka seseorang yang digigit hewan yang menderita rabies kemungkinan tidak akan menderita rabies. Orang yang digigit kelinci dan hewan pengerat (termasuk bajing dan tikus)tidak memerlukan pengobatan lebih lanjut karena hewan-hewan tersebut jarang terinfeksi rabies. Tetapi bila digigit binatang buas (sigung, rakun, rubah, dan kelelawar) diperlukan pengobatan lebih lanjut karena hewan-hewan tersebut mungkin saja terinfeksi rabies.  Tindakan pencegahan yang paling penting adalah penanganan luka gigitan sesegera mungkin. Daerah yang digigit dibersihkan dengan sabun, tusukan yang dalam dosemprotkan dengan air sabun. Jika luka telah dibersihkan, kepada pemberita yang belum pernah mendapatkan imunisasi dengan vaksin rabies diberikan suntikan immunoglobin rabies, dimana separuh dari dosisnnya disuntikkan di tempat gigitan.  Jika belum pernah mendapatkan imunisasi, maka suntikan vaksin rabies diberikan pada saat digigit hewan rabies dan pada hari ke 3, 7, 14, dan 28. Nyeri dan pembengkakan di tempat suntikan biasanya bersifat ringan. Jarang terjadi reaksi alergi yang serius, kurang dari 1 % yang mengalami demam setelah menjalani vaksinasi.  Jika penderita pernah mendapatkan vaksinasi, maka risiko menderita rabies akan berkurang, tetapi luka gigitan harus tetap dibersihkan dan diberikan 2 dosis vaksin (pada hari 0 dan 2)  Sebelum ditemukannya pengobatan, kematian biasanya terjadi dalam 3-10 hari. Kebanyakan penderita meninggal karena sumbatan jalan nafas (asfiksia), kejang, kelelahan, atau kelumpuhan total. Meskipun kematian karena rabies diduga tidak dapat dihindarkan, tetapi beberapa orang penderita selamat. Mereka dipindahkan ke ruang perawatan intensif untuk diawasi terhadap gejala-gejala pada paru-paru, jantung, dan otak. Pemberian vaksin maupun immunoglobulinrabies tampaknya efektif jika suatu saat penderita menunjukkan gejala-gejala rabies. 2.10 Tips Bila Digigit Anjing • Cuci luka gigitan itu dengan air mengalir dan sabun kurang lebih 10-15 menit. Mencuci luka gigitan dengan air dan sabun bisa menghilangkan setidaknya 92% virus rabies. • Setelah itu baru ketempat kesehatan terdekat untuk meminta perawatan lebih lanjut dan mendapatkan VAR (vaksinasi anti rabies) • Jangan langsung ke tempat kesehatan setelah digigit anjing karena itu memberikan waktu untuk virus masuk dalam tubuh. Jadi ditekankan agar mencuci luka segera setelah digigit. • Usahakan untuk menangkap anjing tersebut dan kurungatau diikat untuk memastikan apakah anjing tersebut menderita rabies atau tidak. Jika anjing mati dalam rentang waktu kurang lebih 10 hari setelah menggigit, maka dipastikan anjing tersebut tertular rabies. • Untuk VAR dilakukan selam 3 kali yaitu : - Pertama, saat digigit - Kedua, seminggu setelah digigit - Ketiga, tiga minggu setelah digigit Apabila anjing telah dibunuh atau mati setelah menggigit, maka VAR harus dijalani secara penuh. Dengan pelaksanaan VAR secara lengkap, maka pertahanan tubuh untuk rabies yang dibentuk oleh vaksin akan maksimal, jika setengah-setengah maka pertahanan tubuh yang terbentuk juga tidak maksimal. BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Rabies merupakan penyakit menular yang mematikan yang ditularkan oleh hewan melalui gigitannya. Virus rabies banyak terkandung dalam kelenjar liur hewan yang telah terinfeksi virus ini sehingga gigitannya inilah yang sangat berbahaya. Bila tergigit, maka tindakan yang harus kita lakukan adalah mencuci daerah gigitan tersebut dengan sabun dan pada air yang mengalir untuk meminimalkan virus yang masuk ke pembuluh darah. Setelah itu barulah dibawa ke tenaga kesehatan untuk mendapatkan vaksinasi anti rabies secara bertahap agar kita tidak terinfeksi virus rabies ini. 3.2 Saran Bila memiliki binatnag peliharaan baik itu anjing, kucing, burung atau lain sebagainya, hendaknya selalu menjaga kebersihan hewan tersebut dan bawalah hewan peliharaan anda ke dokter hewan untuk mendapatkan vaksinasi. DAFTAR PUSTAKA http://www.jakarta.go.id/_jakpus/Ternak/Rabies.htm ( diakses pada tgl 21-09-2009 ) http://www.anjingkita.com/wmview.php?ArtID=754 ( diakses pada tgl 21-09-2009 )
untuk lebih lengkap dan tampilan bagus bisa melalui frame dibawah ini

Wednesday, August 15, 2012

Contoh Program Tahunan PAI Untuk SMP 2012/2013

Contoh Program Tahunan PAI Untuk SMP 2012/2013
Setelah kami posting pada postingan sebelumnya yaitu Program Semester PAI SMP tahun ajaran 2012/2013, kini sebagai pelengkapnya kami postingkan kembali contoh Program Tahunan (Prota) untuk mata pelajaran PAI SMP 2012/2013.

Jadi disini anda sudah mempunyai dokumen lengkap yang diperlukan dalam penyusunan RPP Berkarakter lengkap, mulai dari Kalendar Pendidikan (ini diberikan oleh sekolah ke tiap-tiap guru), program semester, program tahunan, silabus, dan RPP.
DIbawah ini adalah contoh Program Tahunan yang bisa anda gunakan pada sekolah tempat anda mengajar.

Itulah Contoh Prota untuk mata pelajaran PAI SMP. Mudah-mudah bermanfaat

Download Program Semester Untuk Bidang Studi PAI SMP

Download Program Semester Untuk Bidang Studi PAI SMP
Tentunya pada awal tahun ajaran 2012-2013 kita sebagai guru pasti berbenah RPP atau perangkat pembelajaran yang akan digunakan untuk mengajar peserta didik nantinya di sekolah tempat kita mnengar.

Kali ini kami akan bagikan Program Semester untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk kelas VII SMP, jika anda adalah guru PAI tingkat SMP dan belum memilik progrm semester atau lebih sering disebut PROSEM, patut anda lihat dan mungkin akan akan aplikasikan dalam RPP anda.

Dibawah merupakan contoh PROSEM untuk mata pelajaran PAI SMP. Silahkan dilihat-lihat.
Nah itulah contoh prosem PAI untuk tingkat SMP. Mudah-mudahan bermanfaat.

Format Lengkap Penyusunan RKS Dan RKAS Berdasarkan EDS Online 2012

Format Lengkap Penyusunan RKS Dan RKAS Berdasarkan EDS Online 2012
Mungkin banyak sekolah yang telah menyelesaikan tahap pengisian instrumen EDS dimana EDS (Evaluasi Diri Sekolah) tahun ini (2012) jelas beda dari tahun-tahun sebelumnya yaitu EDS Online. Hal-hal yang berhubungan dengan EDS tentunya akan berubah juga cara penyusunannya contohnya penyusunan RKS dan RKAS.

Berikut ini kami berikan contoh format lengkap penyusunan RKS dan RKAS 2012, untuk dijadikan acuan dalam penyusunan RKS dan RKAS di sekolah anda, dimana semuanya didasari EDS Online 2012.

Format yang disajikan sudah lengkap, mulai dari cover, latar belakang, tujuan, dasar hukum, program yang akan dijalankan sampai dengan penutup. Untuk lebih jelasnya lihat dokumennya dibawah ini.




Untuk mendownload formatnya silahkan lihat melalui link ini. https://docs.google.com/file/d/0B5KHpsiSyI7_SEZnZjhlVGlxY2c/edit.
Nah itulah format lengkap penyusunan RKS dan RKAS Berdasarkan EDS Online 2012. Mudah-mudahan terbantu.

Friday, August 10, 2012

Penyusunan RKS Dan RKAS Berdasarkan EDS Online 2012


Sebagai tindak lanjut dari EDS Online yang sudah dilaksanakan oleh sekolah-sekolah, dimana pada postingan sebelumnya saya sudah sempat membahas tentang tata cara pengisian instrumen EDS, kali ini berlanjut ke penyusunan RKS dan RKAS yang didasarkan pada hasil EDS yang sudah dibuat masing-masing sekolah.

Sebenarnya penyusunan RKS dan RKAS berdasarkan hasil EDS Online 2012, hampir sama dengan tahun-tahun kemarin yang masih menggunakan EDS offline. Hanya saja formatnya yang membedakan antara keduanya.

Pada gambar yang sempat saya embed diatas, adalah alur pembuatan yang akan ditempuh setelah hasil EDS sudah diketahui, yaitu melalui sheet Grafik yang ada di instrumen EDS, jika anda yang mengerjakan/menginput EDS pasti tahu maksud saya.

Alur penyusunan RKS dan RKAS yaitu mulai dari pembuatan profil mutu, rekomendasi, skala prioritas, RKS dan RKAS. Untuk profil mutu yang dijelaskan adalah kondisi sekolah saat ini yang didasarkan pada hasil EDS (lihat grafik atau tabel rekapitulasi). Selanjutnya input juga kondisi yang ingin dicapai di profil mutu ini.

Beralih ke tahap pembuatan Rekomendasi, yaitu menjelaskan keperluan atau rekomendasi terkait 8 standar nasional mulai dari standar isi - standar pembiayaan. Artinya anda harus merekomendasi hal-hal yang kurang dari 8 standar yang ada, untuk membuat sekolah lebih maju.

Selanjutnya barulah tahap pembuatan RKS dan RKAS. Untuk format rekomdasi hampir sama dengan EDS tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja sekarang dipisah per standar. Artinya setiap standar harus dijelaskan per item (sub-subnya).

Mudah-mudahan anda bisa mengerti tentang tata cara penyusunan RKS dan RKAS yang didasarkan pada hasil EDS Online 2012. Jika ada pertanyaan silahkan komentar dibawah, dan tim kami akan membantu sebisa mungkin.

Saturday, July 28, 2012

Contoh Soal Uji Kompetensi Guru (Ujian Online Guru) 2012

Contoh Soal Uji Kompetensi Guru (Ujian Online Guru) 2012
 Seperti yang dilangsir atau diberitakan pada postingan sebelumnya yaitu Tes Online Penilaian Kinerja Guru 31 Juli Mendatang, kali ini saya akan berbagi contoh soal uji kompetensi atau soal ujian online guru bersertifikat yang nantinya akan diujikan pada tes guru online mulai tanggal 30 juli di sejumlah daerah di Indonesia.

Soal uji kompetensi atau ujian online sendiri bersifat multiple choice atau pilihan ganda yang sesuai juknis pada website resmi ekinerjaguru.org berjumlah 60 soal pilihan ganda. Itu masih perkiraan, yang pastinya bentuk soalnya dalam pilihan ganda.

Untuk itu kali ini saya akan membagikan soal ujian online guru, dimana soal-soal yang ada dikhususkan untuk guru SD, karena saya sendiri sudah berulang-ulang menjawabnya. Hanya saja kemungkinan konteks soal untuk semua jenjang pengajaran (TK,SD,SMP,SMA,SMK) akan mempunyai kimiripan, jadi tidak ada salahnya jika anda yang ingin ujian online, mempelajari soal-soal yang ada.

Pada gambar diatas adalah salah satu contoh soal yang ada. Jika ingin mendownload soal-soal yang lengkapnya. Silahkan berkunjung atau mendownloadnya melalui link ini. Semoga sukses dalam ujian online pada 30- 31 juli mendatang.

Saturday, July 21, 2012

Tes Online Penilaian Kinerja Guru 31 Juli Mendatang

Penilaian Kinerja Guru (PK Guru) dimana diperuntukkan kepada guru yang sudah bersertifikat ini dilakukan agar proses belajar mengajar lebih terjamin kualitasnya. Dan juga dilakukan bukan untuk menyulitkan para guru-guru tetapi memang harus seperti itu untuk membiasakan guru di semua jenjang pendidikan lebih profesional dan handal.

Ujian online yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 31 juli 2012 mendatang akan diikuti oleh semua guru bersertifikat serentak di seluruh Indonesia. Alamat website yang dipergunakan adalah ekinerjaguru.org, mudah-mudahan saja servernya tidak overload mengingat jumlah guru di Indonesia yang sangat banyak sekali.

Untuk proses ujian sendiri tentunya akan membutuhkan kode akses (username dan password) dimana kode akses ini akan diberikan di tempat guru-guru akan melaksanakan ujian (tergantung dinas setempat). Kode akan diberikan sebelum ujian dimulai, agar guru-guru bisa teridentifikasi seperti nama dan nim mungkin akan terbaca disana.

Berikut langkah yang bisa guru-guru tempuh jika sudah mendapat username dan password dari panitia ujian online setempat.
  1. Buka salah satu browser (peramban internet) di komputer yang disiapkan, cari saja salah satu berikut: Mozilla Firefox, Google Chrome, Opera, Internet Explorer, Safari, Biasanya kebanyakan komputer menggunakan Mozilla Firefox untuk mengakses internet.
  2. kunjungi situs atau alamat ekinerjaguru.org melalui peramban (Mozilla Firefox) yang sudah dibuka dan komputer sudah terhubung ke internet.
  3. Anda akan melihat tampilan utama dari website ujian online untuk guru bersertifikat. seperti gambar di bawah ini.
  4. Sekarang perhatikan gambar di atas, ada yang saya lingkari warna merah, silahkan klik itu (login) untuk proses masuk ke ujian online (istilah offlinenya, untuk duduk di kursi ujian).
  5. Setelah proses masuk berhasil (artinya tidak terjadi kesalahan memasukkan password dan username), silahkan klik menu Uji Kompetensi lalu pilihlah jenjang pendidikan yang sesuai anda ajarkan.
Itulah info sekilas ujian online guru bersertifikat dimana tes penilaian kinerja guru (PK Guru) akan segera dilaksanakan yaitu 31 juli 2012. Maka siapkanlah diri anda mulai dari sekarang.Untuk info lebih lanjut tentang tata cara ujian online guru ini, silahkan download juknisnya disini.

Cara Verval SIMPKB 2017

Salam hangat para guru se-Indonesia, melalui postingan ini kami kembali sharing tentang cara verval guru di situs simpkb, karena banyaknya g...